
Blitar, 7 Maret 2026 – Setelah menjalani rangkaian kegiatan selama empat hari, Pondok Ramadhan gelombang kedua bagi siswi MTsN 10 Blitar resmi ditutup pada Sabtu (7/3/2026) di Pondok Pesantren Al-Hikam Wanatani. Sejak tanggal 4 Maret, para siswi telah mengikuti berbagai aktivitas keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, salat berjamaah lima waktu, kajian kitab, serta pembiasaan akhlak mulia dalam suasana pesantren yang kondusif.

Pada malam pertama pelaksanaan, tepatnya Rabu (4/3/2026) malam, digelar Kajian Malam Pondok Ramadhan yang diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta putri. Kajian malam tersebut menghadirkan narasumber istimewa, Bapak Farmadi, S.Ag., M.H.I. , selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar. Bertempat di aula utama Pondok Pesantren Al-Hikam Wanatani, beliau menyampaikan materi tentang “Penguatan Ibadah” yang menjadi bekal berharga bagi para siswi dalam memaknai bulan suci Ramadhan.

Dalam penyampaiannya yang penuh kehangatan, Bapak Farmadi memberikan motivasi dan bimbingan kepada para siswi untuk senantiasa meningkatkan kualitas ibadah. “Ramadhan adalah bulan yang penuh kemuliaan. Manfaatkan setiap detik di bulan ini untuk mendekatkan diri kepada Allah, perbaiki shalat, perbanyak membaca Al-Qur’an, dan jaga hati dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa. Ibadah yang berkualitas adalah ibadah yang lahir dari hati yang bersih dan niat yang tulus,” ujarnya. Para siswi menyimak dengan saksama dan aktif dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Selama tiga hari berikutnya, para peserta putri terus menjalani pembinaan spiritual dengan penuh semangat. Kebersamaan dan kedisiplinan semakin terbangun seiring berjalannya waktu, menciptakan atmosfer pesantren yang kian terasa.

Memasuki hari terakhir, Sabtu (7/3/2026), acara penutupan Pondok Ramadhan gelombang putri berlangsung khidmat. Prosesi penutupan diawali dengan sambutan dari pengasuh pondok putri yang menyampaikan apresiasi atas sikap dan kedisiplinan para siswi selama berada di pesantren. “Kami sangat bangga melihat semangat dan akhlak mulia yang ditunjukkan oleh para siswi selama empat hari ini. Teruslah jaga kebiasaan baik ini ketika kembali ke rumah dan madrasah,” pesannya.
Acara dilanjutkan dengan serah terima peserta didik secara simbolis dari pengasuh pondok kepada Ibu Rosida Luthfiana, S.Pd. , selaku Kepala MTsN 10 Blitar. Momen ini menjadi simbol berakhirnya tanggung jawab pembinaan dari pihak pesantren dan kembalinya para siswi ke dalam bimbingan madrasah.

Dalam sambutannya, Ibu Rosida Luthfiana menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pondok Pesantren Al-Hikam Wanatani atas kerjasama dan bimbingan yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pengasuh dan ustadzah yang telah mendampingi putri-putri kami selama empat hari ini. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh menjadi bekal berharga dalam kehidupan mereka. Kepada para siswi, jaga terus semangat ibadah dan akhlak mulia yang telah kalian dapatkan di sini,” ucapnya penuh haru.
Dengan berakhirnya gelombang putri ini, seluruh rangkaian Pondok Ramadhan MTsN 10 Blitar di Pondok Pesantren Al-Hikam Wanatani telah selesai dilaksanakan. Para siswi kembali ke madrasah dengan membawa pengalaman spiritual yang mendalam serta bekal keimanan yang lebih kokoh. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas spiritual, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.




