Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Blitar, 1 Oktober 2024 – MTsN 10 Blitar menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan tema “Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas”. Upacara yang berlangsung khidmat di halaman madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak Bagus Prasetyawan, S.Pd., menyampaikan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam amanatnya, Bagus Prasetyawan menekankan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar simbol, tetapi menjadi roh dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. “Pancasila telah terbukti sebagai fondasi yang kokoh bagi bangsa Indonesia. Tugas kitalah, terutama generasi muda, untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata yang mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila,” ujarnya di hadapan peserta upacara.

Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Seluruh peserta upacara mengenakan seragam lengkap dan mengikuti rangkaian acara dengan tertib. Prosesi pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan oleh pasukan pengibar bendera madrasah dengan penuh khidmat. Suasana semakin hikmat saat pembacaan naskah Pancasila dan UUD 1945, diikuti dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.

Kepala MTsN 10 Blitar, Ibu Luthfi Mayasari, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kekhidmatan upacara. “Peringatan ini mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dan kesatuan. Mari kita jadikan momentum ini untuk terus memperkuat karakter Pancasila dalam diri setiap insan pendidikan,” pesannya.

Kegiatan upacara ini juga diisi dengan penampilan paduan suara siswa yang membawakan lagu-lagu perjuangan, menambah semangat kebangsaan dalam peringatan tersebut. Beberapa siswa membacakan puisi bertema persatuan dan cinta tanah air, menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Sebagai penutup, mari kita terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial, kita bisa mewujudkan Indonesia Emas yang dicita-citakan. Teruslah menjadi pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mencintai tanah air, karena di pundak generasi mudalah masa depan bangsa ini dititipkan.